patahan aksara seluyu sabda dewa
Gumam tarta siloka ismaya jiwa
Belahan hatiku
Dimana tanda surga sastra
Ku sulami kian kusut
Di lembaran kitab-kitab sanjungku
Ayat-ayat bermunajat
Bagai hijrah kalifah
Mengharap oase kebajikan di aksara kebatilan
Berharap ridho tiada percaya khodo
Berharap kasih tiada pernah mengasih
Hujatan kegelapan di iring tarian
Dibayang malam tetap mencaci rembulan
Puja di puja hati mendurja
Bicara suci hati mencaci
Bicara kesejukan
Hela darah terhembuskan
Inikah yang kau maksud gelap gandewa
Bahkan resi aji putih tetap menjanji
Sastra akan tetap suci
Tidak ada komentar:
Posting Komentar